Kau tak kan tahu bahwa aku manusia tak berguna…
Ingatkan selamanya ku tak bisa memberitahukannya…
Sungguh kucintaimu walaupun itu tersembunyi…
Khayalanku mungkin lucu membuatku semakin putus asa…
Ketika kau tutup pintu hatimu untukku…
Langit rasanya tak kan memberikanku arah…
Akulah deburan angin dibumimu ,menyibakkan rambutmu yang tergerai…
Mengerti akan dirimu yang kesepian…
Cintaku ‘tukmu walaupun kau tak tahu diriku kau sakiti…
Aku akan selalu menyertaimu bagaikan angin senja…
Waktu kan terus berlalu nyawaku adalah idea…
Lirik yang begitu indah terdengar dari langit yang jauh…
Sayapku kukembangkan agar bisa terbang…
Membawamu serta mengarungi lautan…
Akulah deburan angin dibumimu menyibakkan rambutmu yang tergerai…
Tak’kan pernah bisa katakan padamu…
Musim yang selalu berganti membuat bunga hatiku mekar kembali…
Cahaya mentari yang redup menghilangkan keraguanku…
Bukankah seringku lihatkan padamu kasih yang kau anggap hanya gurauan…
Sungguh itu amat sangat menyakitiku…
Akulah deburan angin dibumimu menyibakkan rambutmu yang tergerai…
Mengerti akan dirimu yang kesepian…
Cintaku ‘tukmu walaupun kau tak tahu diriku kau sakiti…
Aku akan selalu menyertaimu bagaikan angin senja…
Bagaikan angin senja…
Ingatkan selamanya ku tak bisa memberitahukannya…
Sungguh kucintaimu walaupun itu tersembunyi…
Khayalanku mungkin lucu membuatku semakin putus asa…
Ketika kau tutup pintu hatimu untukku…
Langit rasanya tak kan memberikanku arah…
Akulah deburan angin dibumimu ,menyibakkan rambutmu yang tergerai…
Mengerti akan dirimu yang kesepian…
Cintaku ‘tukmu walaupun kau tak tahu diriku kau sakiti…
Aku akan selalu menyertaimu bagaikan angin senja…
Waktu kan terus berlalu nyawaku adalah idea…
Lirik yang begitu indah terdengar dari langit yang jauh…
Sayapku kukembangkan agar bisa terbang…
Membawamu serta mengarungi lautan…
Akulah deburan angin dibumimu menyibakkan rambutmu yang tergerai…
Tak’kan pernah bisa katakan padamu…
Musim yang selalu berganti membuat bunga hatiku mekar kembali…
Cahaya mentari yang redup menghilangkan keraguanku…
Bukankah seringku lihatkan padamu kasih yang kau anggap hanya gurauan…
Sungguh itu amat sangat menyakitiku…
Akulah deburan angin dibumimu menyibakkan rambutmu yang tergerai…
Mengerti akan dirimu yang kesepian…
Cintaku ‘tukmu walaupun kau tak tahu diriku kau sakiti…
Aku akan selalu menyertaimu bagaikan angin senja…
Bagaikan angin senja…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar